Game of Our Life

HIDUP ini layaknya sebuah GAME, dimana kita sendiri yang jadi pemainnya, sebut saja Game Kehidupan kita. Di setiap game pasti terdapat level2/tingkatan/tahapan, dimana setiap LEVEL pasti ada kesulitannya masing2. Tugas tiap2 pemain yaitu menaklukkan kesulitan2 tsb agar bisa MAJU ke tahap/level berikutnya. Dan, Pemain harus Fokus untuk tujuan itu. Nah, bukankah hidup jg seperti itu??? Allah memberi kita masalah dgn tingkat kesulitan yg beragam, tergantung masing2 individu, tergantung berapa lama perjalanan kita di dunia ini. Mari kita perkecil lagi… setiap tahun dari hidup kita terdapat level2 yg harus kita lalui, begitupun setiap bulan, setiap minggu, bahkan setiap hari.
Sebagai contoh: sewaktu kita masih kecil (balita). Semula kita hanya bisa berbaring, namun kemudian kita berusaha untuk berpindah tempat secara mandiri. Mulai dari ‘ngesot’, merangkak, berjalan kemudian berlari. Itu semua level2 yg telah kita lewati semasa bayi.
Contoh lagi: dalam hal pendidikan. Kebanyakan dari kita memulai pendidikan mulai dari level TK, kemudian SD, SMP, SMA sampai tingkat perguruan tinggi. Masing2 level/tingkat pendidikan tersebut mempunyai kesulitan yg berbeda dan semakin sulit pula. Dan kita harus menyelesaikan ujian2nya agar kita bisa mencapai tingkatan yg lebih tinggi.
Setiap hal atau aspek, atau apapun dalam hidup kita juga seperti sebuah game, juga terdapat level2. Contoh yg lebih dipersempit lagi, makan pun jg ada level2 dalam prosesnya (ada game komputernya, kalo ga salah Dinner Dash). Tapi tetap……ada perbedaan jg antara Realitas Hidup dan Game. Kalau kita main Game, kita masih bisa mengulang level yg pernah kita mainkan sebelumnya, mungkin saja dgn tujuan untuk mendapatkan ‘best score’. Namun bagaimana dgn Realitas hidup? Tentu kita tak bisa mengulang level sebelumnya dgn alasan agar memperoleh ‘best score’. Karena Hidup berkawan dgn yg namanya WAKTU, dimana dia tak bisa mundur lagi ke belakang dan kita terus diajaknya berlari menuju ke depan. Kita hanya bisa menoleh ke belakang, untuk melihat jejak yg telah kita buat, dan mengambil HIKMAH darinya.
Apapun level kehidupan kita saat ini, dalam hal sekolah/kuliah, usaha, bekerja atau dlm urusan yg lain, yg di dalamnya jg terdapat level2 lagi, pastilah harus terus menatap dan berjalan ke depan agar menjadi lebih maju. Melakukan usaha yg terbaik untuk (level) saat ini sembari menyiapkan rencana untuk level selanjutnya. Semoga kita bisa meningkatkan level demi level dalam Game Kehidupan kita yg telah Allah rancang untuk kita masing2 agar menjadi insan yg lebih baik, menjadi pemain dgn predikat ‘Best Score’. Amiiinnn……..!!!!!!!!!

Segala yg kita lakukan dlm hidup adalah Game, anggap seperti Game, perlakukan seperti Game, buat sederhana seperti Game. Karena hidup itu sendiri adalah Game…
Everything is a Game…
NO POINT OF RETURN

(jan2010)

About mamedium

I'm just an ordinary boy...
Gallery | This entry was posted in CoratCoretku and tagged , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s